Sistem Story Telling Atau Bercerita Tetapi Bagus Dalam Presentasi

Kebanyakan presenter atau pembicara hebat adalah pendongeng ulang. Silahkan Anda lihat presenter di TED, maka Anda akan menyaksikan bahwa kebanyakan dari mereka amat baik dalam menerapkan cerita.

Mengapa cerita?
Sebab semua orang menyenangi cerita, secara khusus seandainya cerita yang dipersembahkan relevan dengan topik presentasi yang dibawakan. Cerita yang bagus tak hanya membuat audiens berpikir, tapi juga membuat mereka menikmati. Dengan cerita mereka dapat merasa gigih dan terinpirasi. Pun dengan cerita mereka dapat merasa sedih dan gembira.

Cerita bisa dipakai untuk segala ragam presentasi, termasuk dalam presentasi formal seperti presentasi bisnis. Garr Reynolds dalam bukunya presentation Zen mengatakan “bercerita yaitu kunci untuk kepemimpinan dan komunikasi dalam bisnis: “lupakan powerpoint dan statistik, untuk melibatkan masyarakat di tingkat terdalam Anda perlu bercerita. ” Kalimat hal yang demikian ia kutip dari sebuah tulisan Harvard Bisnis.

Intinya cerita itu penting dalam presentasi, tak peduli ragam presentasi Anda. Sekiranya cerita diaplikasikan dengan ideal, karenanya Anda lebih akan gampang mempengaruhi audiens baik secara intelektual ataupun emosionil.

Model Cerita
Bila Anda tak jarang memperhatikan video presentasi TED Anda akan melihat sebagian besar pembawa acara TED kuat dengan teknik cerita. Salah satu pembawa acara TED yang juga menggunakan teknik bercerita dalam presentasinya ialah Sunitha Krishnan saat mengerjakan presentasi di TED India berjudul The Fight Against Sex Slavery.

Sunitha Krishnan menceritakan kisah-kisah besar. Salah satunya merupakan merupakan cerita tiga kisah memilukan yang dialami oleh anak-buah hati kecil yang menjadi perbudakan seks dikala dia mengawali presentasi. Berikut adalah narasi dari cerita hal yang demikian.

“Aku ingin bercerita tentang ketiga buah hati ini, Pranitha, Shaheen, dan Anjali. Ibu Pranitha yakni seorang pelacur, yang dijerumuskan. Ia terkena HIV, dan menjelang akhir hidupnya, saat dia berada pada tahap terakhir AIDS, ia tidak dapat melacur, sehingga dia menjual Pranitha yang berusia 4 tahun terhadap makelar. Ketika kami menerima isu itu, kami datang ke sana, Pranitha telah diperkosa oleh tiga orang.

Saya bahkan tak tahu latar belakang Shaheen. Kami menemukannya di rel kereta api, sudah diperkosa oleh banyak pria. Saya tak tahu berapa banyak. Tetapi indikasi dari hal itu pada tubuhnya adalah ususnya berada di luar tubuh. Dan dikala kami membawanya ke rumah sakit dia memerlukan 32 jahitan untuk mengembalikan ususnya ke dalam. Kami masih tak tahu siapa orang tuanya, siapa dia. Tapi kita tahu yaitu ratusan pria sudah menyiksanya secara brutal.

Ayah Anjali, seorang pemabuk, memasarkan si kecilnya untuk pornografi. Di sini anda memperhatikan gambar anak-anak berusia tiga, empat, dan lima tahun yang sudah diperdagangkan untuk eksploitasi seksual komersil. Di negara ini, dan di seluruh dunia, ratusan dan ribuan buah hati-buah hati, semenjak usia tiga, empat tahun dipasarkan untuk perbudakan seks. Tapi itu bukan tujuan tunggal dari penjualan manusia. Mereka dipasarkan untuk diadopsi. Mereka dijual untuk perdagangan organ. Mereka dijual untuk kerja paksa, mengendarai balapan unta, dan lain-lain”.

Cerita di atas hanya satu komponen dari presentasi Sunitha Krishnan. Masih ada kisah-kisah lain yang ia sampaikan seperti kisah yang pernah dialaminya sendiri. Seperti kejadian pemerkosaan yang dialami, kejadian-kejadian tragis yang dialami oleh orang-orang yang mengalami perbudakan seks dan cerita bagaimana dia menolong dan memberdayakan mereka.

Untuk memandang video presentasi dari Sunitha Krishnan dan review yang saya lakukan silakan Anda baca ulasan kami tentang Video Presentasi Inspiratif Sunitha Krishnan Sistem melawan perbudakan seks

Sistem Bercerita?
Karena cerita dalam sebuah presentasi memang tidak gampang. Sebab ini bukan hanya bercerita, tapi bagaimana Anda kapabel memilih cerita yang relefan, mempunyai daya tarik dan Anda sanggup menyampaikannya dengan baik, sehingga audiens peduli. Ada sebagian prinsip-prinsip utama yang perlu Anda tahu dalam mengaplikasikan cerita antara lain,

1. Cerita mesti mempunyai tujuan
Apabila wujud cerita Anda, apakah itu fakta atau cuma gambaran mesti memiliki tujuan yang terang. Anda patut memikirkan apa yang akan dipahami dan dirasakan audiens dari cerita yang Anda sajikan. Jadi sebelum memilih cerita, pikirkan betul apa yang Anda harapkan dari audiens dari cerita yang Anda sampaikan. Dengan demikian, cerita Anda akan benar-benar tepat sasaran untuk mendukung kesuksesan presentasi Anda.

2. Cerita sepatutnya relevan
Cerita dengan tujuan yang jelas bagus, tapi apabila tidak relevan hasilnya juga tak akan efektif. Cerita dalam presentasi mesti relevan dengan topik yang Anda sampaikan. Bila cerita tak relevan maka dengan kencang audiens malahan akan melupakan cerita Anda, dan itu tidak akan memberikan pengaruh apa-apa pada presentasi Anda.

3. Cerita seharusnya bisa membikin penasaran
Tujuan Anda sudah terang, cerita Anda juga relevan, namun bila cerita hal yang demikian sudah tak jarang audiens dengar, imbasnya tidak akan signifikan. Paling tepat sasaran carilah cerita yang masih jarang audiens dengar. Cerita pengalaman pribadi dapat menjadi opsi yang tepat sasaran untuk Ana lakukan. Sebab sifatnya yang personal, besar kemungkinan audiens belum tahu perihal cerita Anda.

4. Cerita mesti diberi tahu dengan penghayatan
Cerita yang bagus kecuali memiliki tujuan, relevan dan menjadikan penasaran juga harus diberi tahu dengan penuh ketulusan dan penghayatan. Tanpa penghayatan cerita Anda tak akan meraba emosional audiens.

Ibarat kudapan manis cerita adalah krim pelapis kue, bukan kudapan manis itu sendiri. Untuk melengkapi cerita dan membikin cerita kuat, Anda memerlukan bagian-bagian yang lain, seperti gesture tubuh, mimik wajah, intonasi dan lain-lain. Sebab cerita yang baik tak cuma terbentuk dari unsur cerita saja (info yang Anda sampaikan). Cerita menjadi kuat sebab ia dilengkapi pengaplikasian bahasa tubuh yang pas seperti pemakaian intonasi, gesture, mimik wajah dan jeda.


Dari penjelasan mengenai metode story telling atau bercerita dalam presentasi di atas dapat aku simpulkan bahwa.

Cerita yang diterapkan atau diberi tahu dengan ideal, akan berdampak kuat dalam diri audiens baik secara intelektual maupun emosional. Dan untuk bisa memberi tahu cerita dengan baik Anda sepatutnya bisa menerapkan prinsip-prinsip utama ialah cerita Anda sepatutnya mempunyai tujuan, harus relevan dengan topik yang diberi tahu, dapat membikin penasaran dan wajib dikenalkan penuh penghayatan.


Baca Artikel Terkait di Live Style

Metode Story Telling Atau Bercerita Melainkan Bagus Dalam Presentasi

Kebanyakan pembawa acara atau pembicara hebat adalah pendongeng ulang. Silahkan Anda lihat presenter di TED, maka Anda akan menyaksikan bahwa kebanyakan dari mereka betul-betul baik dalam mengaplikasikan cerita.

Mengapa cerita?
Karena seluruh orang menyenangi cerita, terutama seandainya cerita yang dikenalkan relevan dengan topik presentasi yang dibawakan. Cerita yang bagus tak hanya membikin audiens berpikir, tapi juga membuat mereka merasakan. Dengan cerita mereka bisa merasa termotivasi dan terinpirasi. Bahkan dengan cerita mereka dapat merasa sedih dan gembira.

Cerita dapat digunakan untuk segala tipe presentasi, termasuk dalam presentasi formal seperti presentasi bisnis. Garr Reynolds dalam bukunya presentation Zen mengatakan “bercerita merupakan kunci untuk kepemimpinan dan komunikasi dalam bisnis: “lupakan powerpoint dan statistik, untuk melibatkan masyarakat di tingkat terdalam Anda perlu bercerita. ” Kalimat tersebut dia kutip dari sebuah artikel Harvard Bisnis.

Intinya cerita itu penting dalam presentasi, tidak peduli macam presentasi Anda. Jika cerita digunakan dengan tepat, karenanya Anda lebih akan gampang memberi pengaruh audiens bagus secara intelektual ataupun emosional.

Model Cerita
Seandainya Anda kerap kali melihat video presentasi TED Anda akan melihat beberapa besar pembawa acara TED kuat dengan teknik cerita. Salah satu pembawa acara TED yang juga mengaplikasikan teknik bercerita dalam presentasinya yakni Sunitha Krishnan dikala menjalankan presentasi di TED India berjudul The Fight Against Sex Slavery.

Sunitha Krishnan menceritakan kisah-kisah besar. Salah satunya yaitu yakni cerita tiga kisah memilukan yang dialami oleh si kecil-si kecil kecil yang menjadi perbudakan seks saat ia memulai presentasi. Berikut merupakan narasi dari cerita tersebut.

“Aku berkeinginan bercerita seputar ketiga si kecil ini, Pranitha, Shaheen, dan Anjali. Ibu Pranitha merupakan seorang pelacur, yang dijerumuskan. Ia terkena HIV, dan memasuki akhir hidupnya, saat dia berada pada tahap terakhir AIDS, dia tak bisa melacur, sehingga dia memasarkan Pranitha yang berusia 4 tahun kepada makelar. Ketika kami menerima info itu, kami datang ke sana, Pranitha telah diperkosa oleh tiga orang.

Aku pun tidak tahu latar belakang Shaheen. Kami menemukannya di rel kereta api, telah diperkosa oleh banyak pria. Saya tak tahu berapa banyak. Melainkan indikasi dari hal itu pada tubuhnya merupakan ususnya berada di luar tubuh. Dan saat kami membawanya ke rumah sakit ia membutuhkan 32 jahitan untuk mengembalikan ususnya ke dalam. Kami masih tak tahu siapa orang tuanya, siapa ia. Tetapi kita tahu merupakan ratusan pria sudah menyiksanya secara brutal.

Ayah Anjali, seorang pemabuk, menjual si kecilnya untuk pornografi. Di sini anda mengamati gambar si kecil-anak berusia tiga, empat, dan lima tahun yang telah diperdagangkan untuk eksploitasi seksual komersil. Di negara ini, dan di segala dunia, ratusan dan ribuan si kecil-anak, semenjak usia tiga, empat tahun dipasarkan untuk perbudakan seks. Namun itu bukan tujuan tunggal dari penjualan manusia. Mereka dipasarkan untuk diadopsi. Mereka dipasarkan untuk perdagangan organ. Mereka dijual untuk kerja paksa, mengendarai balapan unta, dan lain-lain”.

Cerita di atas cuma satu komponen dari presentasi Sunitha Krishnan. Masih ada kisah-kisah lain yang ia sampaikan seperti kisah yang pernah dialaminya sendiri. Seperti kejadian pemerkosaan yang dialami, kejadian-kejadian tragis yang dialami oleh orang-orang yang mengalami perbudakan seks dan cerita bagaimana dia menolong dan memberdayakan mereka.

Untuk mengamati video presentasi dari Sunitha Krishnan dan ulasan yang aku lakukan silakan Anda baca review kami perihal Video Presentasi Inspiratif Sunitha Krishnan Metode melawan perbudakan seks

Sistem Bercerita?
Karena cerita dalam sebuah presentasi memang tidak mudah. Sebab ini bukan hanya bercerita, tapi bagaimana Anda kapabel memilih cerita yang relefan, memiliki energi tarik dan Anda cakap menyampaikannya dengan baik, sehingga audiens peduli. Ada beberapa prinsip-prinsip utama yang perlu Anda tahu dalam menggunakan cerita antara lain,

1. Cerita harus mempunyai tujuan
Jikalau format cerita Anda, apakah itu fakta atau hanya gambaran wajib memiliki tujuan yang terang. Anda patut memikirkan apa yang akan dipahami dan dirasakan audiens dari cerita yang Anda sajikan. Jadi sebelum memilih cerita, pikirkan betul apa yang Anda harapkan dari audiens dari cerita yang Anda sampaikan. Dengan demikian, cerita Anda akan benar-benar tepat sasaran untuk mendukung kesuksesan presentasi Anda.

2. Cerita wajib relevan
Cerita dengan tujuan yang jelas bagus, tapi sekiranya tidak relevan alhasil juga tak akan efektif. Cerita dalam presentasi sepatutnya relevan dengan topik yang Anda sampaikan. Kalau cerita tak relevan maka dengan cepat audiens bahkan akan melupakan cerita Anda, dan itu tak akan memberikan dampak apa-apa pada presentasi Anda.

3. Cerita wajib dapat membikin penasaran
Tujuan Anda sudah terang, cerita Anda juga relevan, namun bila cerita hal yang demikian sudah acap kali audiens dengar, pengaruhnya tidak akan signifikan. Paling efektif carilah cerita yang masih jarang audiens dengar. Cerita pengalaman pribadi bisa menjadi alternatif yang tepat sasaran untuk Ana lakukan. Sebab sifatnya yang personal, besar kemungkinan audiens belum tahu perihal cerita Anda.

4. Cerita seharusnya dipersembahkan dengan penghayatan
Cerita yang baik selain memiliki tujuan, relevan dan menjadikan penasaran juga harus disajikan dengan penuh ketulusan dan penghayatan. Tanpa penghayatan cerita Anda tak akan meraba emosional audiens.

Ibarat kudapan manis cerita ialah krim pelapis kudapan manis, bukan kue itu sendiri. Untuk melengkapi cerita dan membuat cerita kuat, Anda membutuhkan komponen-bagian yang lain, seperti gesture tubuh, mimik wajah, intonasi dan lain-lain. Karena cerita yang baik tak cuma terwujud dari faktor cerita saja (informasi yang Anda sampaikan). Cerita menjadi kuat karena ia dilengkapi penggunaan bahasa tubuh yang ideal seperti penerapan intonasi, gesture, mimik wajah dan sela.


Dari penjelasan mengenai sistem story telling atau bercerita dalam presentasi di atas dapat saya simpulkan bahwa.

Cerita yang dipakai atau dikenalkan dengan tepat, akan berimbas kuat dalam diri audiens baik secara intelektual maupun emosional. Dan untuk bisa memperkenalkan cerita dengan baik Anda wajib dapat memakai prinsip-prinsip utama yakni cerita Anda patut mempunyai tujuan, semestinya relevan dengan topik yang dipersembahkan, dapat membuat penasaran dan wajib dikenalkan penuh penghayatan.


Baca Artikel Terkait di Live Style

Tutorial Akurat Memilih Komputer Gaming: Nggak Mesti Mahal Kok!

 


Ingin membeli sebuah laptop gaming namun kebingungan manakah laptop yang ideal dan layak dengan budget yang dimiliki? Di bawah ini terdapat sebagian skor yang diubahsuaikan dari Jalan Tikus yang perlu kamu observasi sebelum membeli sebuah komputer jinjing untuk memanjakan kau yang hobi bermain game. Yang dipikiran orang-orang selama ini yaitu komputer jinjing gaming adalah sebuah notebook yang memiliki spesifikasi tinggi dengan desain yang menarik perhatian. Dengan spesifikasi tinggi inilah yang membikin harganya tak murah dibandingkan dengan notebook atau ultrabook lazim.

Prosesor
Prosesor adalah otak dari sebuah notebook. Kian tinggi sebauh prosesor, tentu kinerja dari notebook gaming hal yang demikian akan kian bagus. Jinjing gaming saat ini biasanya telah dilengkapi dengan prosesor tinggi, baik itu Intel ataupun AMD. Seandainya kamu yakni salah satu pemain game berat dengan durasi panjang, lebik bagus kau memilih sebuah notebook dengan prosesor Intel, karena prosesor ini ternyata lebih hemat daya dan tak cepat panas.

Pada laptop gaming dengan prosesor Intel, pastikan kau memilih komputer jinjing dengan prosesor berlabel MQ atau HQ (contoh: i7-6700HQ). Jangan memaksa prosesor berlabel U untuk dipakai bermain game, sebab prosesor berlabel U umumnya digunakan untuk hal-hal ringan saja. Minimal prosesor Intel yang diperlukan dari komputer jinjing gaming adalah Intel Core i5, yang direkomendasikan yaitu Intel Core i7. Padahal untuk prosesor AMD, pilihlah seri A10 atau FX Series. Kualitas lain yang perlu dipandang merupakan kecepatan prosesor (GHz), kian tinggi angka GHz, maka akan semakin pesat prosesor notebook tersebut.

VGA
VGA yaitu graphic card yang yaitu salah satu komponen terutama dalam memilih sebuah komputer jinjing gaming bermutu. Walaupun VGA amat memberi pengaruh tampilan dan mutu game yang kita mainkan. Minimal VGA yang dibutuhkan dalam komputer jinjing gaming yakni Nvidia GeForce GT840 dan Nvidia FTX Series sepeerti GTX950, GTX960, GTX970, atau GTX980. Meskipun untuk VGA AMD, kau dapat mencoba seri R7 230 ke atas atau R9 Series.

RAM
RAM juga menjadi salah satu bagian penting dalam memilih komputer jinjing gaming. Pastikan kau membeli komputer jinjing gaming yang mempunyai RAM di atas 4 GB. Sebagian juga bisa memilih komputer jinjing gaming yang menyediakan slot RAM tambahan yang betul-betul berguna sekiranya kamu berkeinginan upgrade RAM. Game-game berat ketika ini seperti GTA V, Mad Max, dan Watch Dog membutuhkan paling tidak RAM 8 GB supaya dapat berjalan dengan bagus.

Media Penyimpanan
Ada dua media penyimpanan pada sebuah laptop, yaitu SSD dan HDD. Pada laptop gaming, lebih bagus kamu memilih komputer jinjing yang mempunyai HDD minimal 1 TB. Pasalnya game ketika ini betul-betul memakan banyak storage ketika diinstal.

Kekuatan laptop gaming terupdate saat ini menyediakan slot untuk menambah HDD supaya penyimpanannya bisa ditambah, hal ini juga bisa menjadi pertimbangan kamu dalam memilih notebook gaming.

Baterai
Sebab bendung baterai pada laptop gaming acap kali menjadi keadaan sulit bagi banyak pengguna. laptop gaming berkualitas menerapkan spesifikasi tinggi dan performa yang cukup berat. Lebih bagus kamu membeli notebook dengna baterai yang mudah dilepas, agar gampang menggantinya dikala baterai sudah rusak.

Baca Artikel Terkait Tentang https://laptopgamingmurah.id

Tutorial Akurat Memilih Jinjing Gaming: Nggak Semestinya Mahal Kok!

 


Berkeinginan membeli sebuah laptop gaming melainkan keder manakah laptop yang tepat dan layak dengan budget yang dimiliki? Di bawah ini terdapat beberapa poin yang disadur dari Jalan Tikus yang perlu kau observasi sebelum membeli sebuah laptop untuk memanjakan kamu yang hobi bermain game. Yang dipikiran orang-orang selama ini yaitu notebook gaming adalah sebuah komputer jinjing yang mempunyai spesifikasi tinggi dengan desain yang menarik perhatian. Dengan spesifikasi tinggi inilah yang membikin harganya tak murah dibandingkan dengan komputer jinjing atau ultrabook lazim.

Prosesor
Prosesor yakni otak dari sebuah laptop. Kian tinggi sebauh prosesor, tentu performa dari komputer jinjing gaming hal yang demikian akan semakin baik. Komputer gaming ketika ini lazimnya telah dilengkapi dengan prosesor tinggi, bagus itu Intel maupun AMD. Jikalau kamu yaitu salah satu pemain game berat dengan durasi panjang, lebik bagus kau memilih sebuah laptop dengan prosesor Intel, sebab prosesor ini ternyata lebih hemat tenaga dan tak kencang panas.

Pada notebook gaming dengan prosesor Intel, pastikan kau memilih notebook dengan prosesor berlabel MQ atau HQ (contoh: i7-6700HQ). Jangan memaksa prosesor berlabel U untuk diterapkan bermain game, sebab prosesor berlabel U lazimnya dipakai untuk hal-hal ringan saja. Minimal prosesor Intel yang dibutuhkan dari notebook gaming yakni Intel Core i5, yang direkomendasikan adalah Intel Core i7. Padahal untuk prosesor AMD, pilihlah seri A10 atau FX Series. Mutu lain yang perlu diperhatikan merupakan kecepatan prosesor (GHz), semakin tinggi angka GHz, karenanya akan semakin kencang prosesor komputer jinjing hal yang demikian.

VGA
VGA yaitu graphic card yang yaitu salah satu bagian terutama dalam memilih sebuah laptop gaming bermutu. Sedangkan VGA amat mempengaruhi tampilan dan mutu game yang kita mainkan. Minimal VGA yang diperlukan dalam laptop gaming adalah Nvidia GeForce GT840 dan Nvidia FTX Series sepeerti GTX950, GTX960, GTX970, atau GTX980. Sedangkan untuk VGA AMD, kamu dapat mencoba seri R7 230 ke atas atau R9 Series.

RAM
RAM juga menjadi salah satu bagian penting dalam memilih notebook gaming. Pastikan kau membeli notebook gaming yang mempunyai RAM di atas 4 GB. Beberapa juga dapat memilih komputer jinjing gaming yang menyediakan slot RAM tambahan yang benar-benar berguna bila kamu ingin upgrade RAM. Game-game berat saat ini seperti GTA V, Mad Max, dan Watch Dog memerlukan paling tak RAM 8 GB supaya bisa berjalan dengan bagus.

Media Penyimpanan
Ada dua media penyimpanan pada sebuah komputer jinjing, ialah SSD dan HDD. Pada laptop gaming, lebih baik kau memilih notebook yang mempunyai HDD minimal 1 TB. Pasalnya game ketika ini benar-benar memakan banyak storage saat diinstal.

Energi laptop gaming terupdate dikala ini menyediakan slot untuk menambah HDD supaya penyimpanannya dapat ditambah, hal ini juga dapat menjadi pertimbangan kau dalam memilih notebook gaming.

Baterai
Karena tahan baterai pada laptop gaming sering kali menjadi masalah bagi banyak pengguna. notebook gaming berkwalitas memakai spesifikasi tinggi dan performa yang cukup berat. Lebih baik kau membeli notebook dengna baterai yang gampang dilepas, agar gampang menggantinya dikala baterai sudah rusak.

Baca Artikel Terkait Tentang laptopgamingmurah.id

4 MACAM KESIBUKAN OUTDOOR PAUD



Aktivitas bermain di luar ruangan berdasarkan sebuah penelitian memperlihatkan bahwa keterampilan motoric kasar seperti keseimbangan, kelincahan, dan tenaga bisa meningkat setelah diberikan perbuatan dengan memakai Alat Permainan Edukatif(APE) outdoor ialah tali, penanda/cone, dan tangga majemuk.
Alat Permainan Edukatif(APE) outdoor yakni alat permainan yang berada di luar ruangan yang bisa diterapkan sebagai sarana untuk bermain yang mengandung skor pengajaran(edukatif) dan mengembangkan seluruh aspek perkembangan si kecil umur dini.
Disini bisa dilihat variasi-macam aktivitas outdoor berdasarkan perkembangannya.

1. Aktivitas outdoor yang meningkatkan perkembangan lahiriah
• Meluncur
• Berayun
• Bergoyang-goyang
• Mendaki
• Memegang keseimbangan
• Merangkak
• Melompat
• Berguling
• Menunjang/menarik
• Berlari
• Melempar dan menangkap
• Bermain kerja sama
• Bermain persaingan
• Membangun
• Berjalan
• Mengumpulkan/membagikan
• Mengatur.membenahi
• Ngumpet
• Mengurutkan
• Menggali
• Mencari benda

2. Aktivitas outdoor yang meningkatkan perkembangan emosionil
• Bermain rumah tangga
• Ekspresi diri
• Bermain sendiri
• Perawatan diri
• Berani mengambil resiko
• Membuat music
• Partisipasi dalam golongan
• Menangani keadaan sulit
• Bermain acting
• Merekonstruksi ulang
• Bermain fantasi
• Bereksperimen
• Tanggap terhadap kebutuhan pribadi

3. Kegiatan outdoor yang meningkatkan perkembangan kognitif
• Mendengar
• Mengatasi problem
• Memperhatikan
• Menerapkan alat
• Membuat sesuatu
• Mencocokkan
• Menceritakan
• Mengidentifikasi
• Orientasi spasial(ruang)
• Mengikuti mimic wajah
• Menulis
• Bermain soliter

4. Kesibukan outdoor yang meningkatkan perkembangan social
• Bermain kelompok
• Bekerjasama mengatasi problem
• Mendengar
• Eksplorasi kategori
• Menarikan
• Berkomunikasi
• Mengikuti perilaku orang
• Membikin proyek Bersama
• Menyanyi Bersama
• Mempelajari fakta
• Menyelidiki sesuatu
• Bermain fantasi secara kategori
• Bereksperimen dengan benda

Lalu hal-hal yang perlu dipandang dalam kesibukan outdoor merupakan:

• Aktivitas yang dipilih tergantung tujuan pelajaran yang berkeinginan dicapai via sarana bermain outdoor
•Pengaplikasian satu sarana bermain outdoor dapat menimbulkan sebagian kesibukan bermain yang dapat meningkatkan berbagai aspek perkembangan sekaligus. Sebagai contoh: ketika anak bermain ayunan, si kecil dapat menjalankan aktivitas: komunikasi, menyanyi, berangan-angan, berayun, menyokong, belajar fakta(angina), melihat, mengambil resiko(agar tak jatuh dari ayunan), merencanakan.

Baca Artikel Terkait di volnia.com

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15